AdGuard DNS di Chrome: Atur Setelan Gunakan DNS Aman
DNS Pribadi sudah diisi AdGuard tapi iklan di Chrome tetap muncul? Chrome punya setelan DNS sendiri. Begini cara mengisinya dengan AdGuard di Android dan Windows, lalu mengeceknya.
Cara memakai AdGuard DNS di Chrome
Untuk memakai AdGuard DNS di Chrome, isi setelan Gunakan DNS aman dengan alamat DoH milik AdGuard sebagai penyedia kustom. Langkah ini perlu karena Chrome punya pengaturan DNS sendiri. Pengaturan itu bisa membuat Chrome tidak memakai DNS Pribadi di Android, atau DNS yang sudah Anda pasang di Windows. Anda tidak perlu memasang aplikasi AdGuard untuk cara ini.
Panduan ini ditulis untuk Chrome di HP Android yang memakai data seluler, dan untuk Chrome di laptop Windows. Semua nama menu di bawah dicek pada 5 Oktober 2026 dari Bantuan Google Chrome versi bahasa Indonesia. Perilaku Chrome di balik layar dicek dari dokumentasi dan kode sumber Chromium pada tanggal yang sama. Jika tampilan di HP Anda sedikit berbeda, ikuti nama menunya, bukan posisinya.
Mengapa Chrome bisa mengabaikan DNS Pribadi Anda
DNS (Domain Name System) adalah layanan yang mengubah nama situs, misalnya detik.com, menjadi alamat IP. AdGuard DNS memblokir iklan di tahap ini. Saat ada permintaan ke nama domain iklan, AdGuard tidak memberi alamat yang bisa dipakai, sehingga iklan dari domain itu tidak dimuat.
Biasanya aplikasi bertanya ke sistem, dan sistem bertanya ke DNS yang Anda pasang. Chrome berbeda. Chrome punya klien DNS sendiri, dan fitur DNS aman di dalamnya memakai DoH (DNS-over-HTTPS). DoH mengirim pertanyaan DNS secara terenkripsi lewat HTTPS ke penyedia yang dipilih. Jika di setelan Chrome sudah dipilih penyedia tertentu, misalnya Google atau Cloudflare, Chrome mengirim pertanyaan langsung ke penyedia itu. DNS Pribadi di Android tidak ditanya sama sekali, jadi filter AdGuard tidak berlaku di dalam Chrome.
AdGuard sendiri mencatat masalah ini. Halaman known issues AdGuard DNS, yang dibaca pada 5 Oktober 2026, menyebut bahwa Chrome bisa memakai server DNS-nya sendiri. Akibatnya permintaan dari Chrome tidak muncul di dasbor AdGuard DNS. Saran AdGuard di halaman itu adalah mematikan Gunakan DNS aman, agar Chrome kembali memakai DNS sistem. Panduan ini memakai jalan lain: setelan itu tetap menyala, tetapi diarahkan ke AdGuard. Chrome tetap terfilter, dan pertanyaan DNS-nya tetap terenkripsi.
Apa yang dilakukan mode otomatis
Menurut Bantuan Google Chrome, DNS aman secara default menyala dalam mode otomatis. Jika Chrome mengalami masalah dalam mode ini, Chrome mencari situs dalam mode tidak terenkripsi. Dalam mode otomatis, Chrome hanya beralih ke DoH jika penyedia DNS Anda saat ini ada di daftar internal Chrome.
Daftar itu ada di kode sumber Chromium, di file net/dns/public/doh_provider_entry.cc. Saat dicek pada 5 Oktober 2026, daftar itu tidak memuat AdGuard. Daftar itu juga tidak memuat operator seluler Indonesia. Artinya, di data seluler tanpa DNS Pribadi, mode otomatis tetap memakai DNS operator tanpa enkripsi.
Bagaimana jika DNS Pribadi di Android diisi nama host, misalnya dns.adguard-dns.com? DNS Pribadi memakai DoT (DNS-over-TLS), yaitu DNS terenkripsi lewat TLS (transport layer security). Dalam mode otomatis, Chrome mencoba mencocokkan nama host DNS Pribadi itu dengan daftar internalnya. Nama host AdGuard tidak ada di daftar, jadi Chrome tidak beralih ke DoH. Selama DoT aktif, kode Chromium juga tidak mengizinkan Chrome mengirim pertanyaan DNS tanpa enkripsi dengan kliennya sendiri. Karena itu Chrome menyerahkan pencarian nama ke Android, dan Android memakai DNS Pribadi Anda.
Jadi di mode otomatis, DNS Pribadi AdGuard tetap berlaku di Chrome. Masalah muncul ketika di Chrome pernah dipilih penyedia tertentu. Pilihan itu bisa dibuat oleh Anda sendiri, oleh pemilik HP sebelumnya, atau mengikuti panduan lama yang menyarankan Google DNS. Sejak saat itu Chrome bertanya ke penyedia itu, bukan ke AdGuard.
Alamat DoH AdGuard DNS yang benar
AdGuard punya tiga varian. Alamat DoH di bawah ini disalin dari halaman resmi adguard-dns.io/kb/general/dns-providers pada 5 Oktober 2026.
Default (blokir iklan dan pelacak):
https://dns.adguard-dns.com/dns-query
Family (Default ditambah blokir situs dewasa):
https://family.adguard-dns.com/dns-query
Unfiltered (tanpa blokir apa pun):
https://unfiltered.adguard-dns.com/dns-queryUntuk memblokir iklan, pakai Default. Pakai Family untuk HP anak. Unfiltered tidak memblokir apa pun, jadi varian ini tidak berguna untuk tujuan panduan ini. Varian itu hanya berguna jika Anda butuh DNS terenkripsi tanpa filter.
Banyak panduan berbahasa Indonesia dari tahun 2024 masih memakai nama lama dns.adguard.com. Salah satunya panduan di detik, yang juga meminta pembaca memasang aplikasi AdGuard lebih dulu. Untuk cara DNS, aplikasi itu tidak diperlukan. Halaman resmi AdGuard sekarang hanya mencantumkan nama adguard-dns.com, jadi pakai nama yang baru.
Langkah memasang AdGuard DNS di Chrome untuk Android
- Buka Chrome di HP Android Anda.
- Ketuk Lainnya (ikon tiga titik di kanan atas), lalu ketuk Setelan.
- Ketuk Privasi dan keamanan.
- Ketuk Gunakan DNS aman.
- Pastikan setelan ini menyala.
- Jangan pilih penyedia Anda saat ini. Pilih opsi untuk memakai penyedia lain, lalu pilih penyedia kustom.
- Tempel alamat
https://dns.adguard-dns.com/dns-querydi kolom yang muncul.
Ketik alamat itu dengan teliti, atau lebih baik salin dan tempel. Satu huruf yang salah membuat Chrome tidak bisa membuka situs apa pun. Penyebabnya dijelaskan di bagian pengecekan di bawah.
Langkah memasang AdGuard DNS di Chrome untuk Windows
- Buka Chrome di laptop Anda.
- Klik Lainnya di kanan atas, lalu klik Setelan.
- Di sebelah kiri, klik Privasi dan keamanan, lalu klik Keamanan.
- Gulir ke bagian Lanjutan, lalu nyalakan Gunakan DNS aman.
- Dari menu drop-down, pilih penyedia layanan kustom.
- Tempel
https://dns.adguard-dns.com/dns-querydi kolom yang muncul.
Ada jalan pintas ke halaman yang sama. Ketik chrome://settings/security di kolom alamat, lalu tekan Enter.
Chromium juga menerima lebih dari satu alamat dalam kolom kustom, dipisah spasi. Jangan campur varian yang berbeda di sana. Jika Default dan Unfiltered ditulis bersama, sebagian pertanyaan bisa lewat tanpa filter, dan hasilnya tidak bisa ditebak.
Mengapa setelan DNS aman tidak bisa diubah di laptop kantor atau kampus
Bantuan Google Chrome menulis dengan jelas: jika perangkat Anda dikelola, atau kontrol orang tua diaktifkan, Anda tidak dapat menggunakan fitur DNS Aman Chrome. Dokumentasi Chromium menjelaskan alasannya. Perangkat yang dikelola organisasi otomatis dikeluarkan dari fitur ini, dan admin mengaturnya lewat kebijakan. Nama kebijakannya DnsOverHttpsMode dan DnsOverHttpsTemplates.
Untuk melihat apakah Chrome di laptop Anda dikelola, buka chrome://management. Halaman chrome://policy menampilkan kebijakan yang sedang berlaku. Jika ada DnsOverHttpsMode di sana, setelan itu dikunci oleh admin. Jangan mencoba mengakalinya. Di jaringan kantor atau kampus, filter DNS sering menjadi bagian dari aturan keamanan. Tanyakan ke tim IT. Hal yang sama berlaku untuk HP anak yang diatur dengan Family Link: setelan ini tidak bisa diubah dari HP anak.
Cara mengecek AdGuard DNS sudah aktif di Chrome tanpa terminal
Buka https://adguard.com/test.html di Chrome, lalu gulir ke bagian bawah halaman. Menurut halaman bantuan AdGuard, jika AdGuard DNS sudah terpasang dengan benar, akan ada tulisan "Running" di bagian itu. Halaman yang sama juga menunjukkan varian yang aktif (Default, Family, atau Non-filtering), protokol yang dipakai, dan lokasi server.
Baris protokol membantu Anda tahu jalur mana yang bekerja. Jika tertulis DNS-over-HTTPS, pertanyaan datang dari setelan Chrome yang baru Anda isi. Jika tertulis DNS-over-TLS, Chrome masih menyerahkan pencarian nama ke DNS Pribadi Android. Keduanya berarti AdGuard sudah aktif, tetapi lewat jalur yang berbeda.
Jika halaman test tidak menunjukkan AdGuard sama sekali, periksa tiga hal secara berurutan. Pertama, apakah Gunakan DNS aman benar-benar menyala. Kedua, apakah yang dipilih penyedia kustom, bukan penyedia Anda saat ini. Ketiga, apakah perangkat itu dikelola, seperti dijelaskan di atas.
Jika setelah mengisi alamat kustom tidak ada situs yang bisa dibuka, alamatnya hampir pasti salah ketik, atau jaringan Anda memblokir server AdGuard. Bantuan Google menjelaskan penyebabnya. Saat Anda memilih penyedia kustom, Chrome tidak lagi kembali ke mode tidak terenkripsi. Jadi jika penyedia kustom tidak bisa dihubungi, Chrome tidak punya cadangan, dan setiap pencarian nama gagal. Salin ulang alamat dari bagian di atas. Jika masih gagal di satu Wi-Fi tertentu, matikan sementara Gunakan DNS aman di jaringan itu.
Iklan apa yang tidak bisa diblokir AdGuard DNS
AdGuard DNS memblokir berdasarkan nama domain. Iklan yang dikirim dari domain yang sama dengan isi utamanya tidak bisa dipisahkan di tahap DNS. Iklan YouTube termasuk di sini: iklan dan video datang dari domain milik Google yang sama, sehingga memblokir domain itu berarti memblokir videonya juga. Jadi iklan YouTube tetap muncul, baik di aplikasi YouTube maupun di Chrome. Hal yang sama berlaku untuk iklan bawaan di banyak situs berita dan media sosial.
Setelan di Chrome juga hanya berlaku untuk Chrome. Aplikasi lain di HP Anda tidak membaca setelan ini. Aplikasi itu tetap memakai DNS Pribadi, atau DNS operator jika DNS Pribadi mati.
Panduan ini membahas iklan dan pelacak. Membuka situs yang diblokir penyedia internet adalah topik yang berbeda, dengan aturan yang berbeda pula, dan tidak dibahas di sini.
Perlu DNS Pribadi dan setelan Chrome sekaligus?
Ya, untuk kebanyakan pengguna Android. DNS Pribadi melindungi semua aplikasi, dan setelan Chrome memastikan Chrome tidak lari ke penyedia lain. Pakai varian yang sama di keduanya, misalnya Default di DNS Pribadi dan Default di Chrome. Jika DNS Pribadi diisi Family tetapi Chrome diisi Default, situs dewasa tetap terbuka di Chrome, karena setelan Chrome yang menang di dalam Chrome.
Jika Anda belum yakin DNS Pribadi sebaiknya dinyalakan, baca dulu kapan mode DNS Pribadi sebaiknya on atau off. Untuk dasar cara kerja fitur Android itu, termasuk beda mode otomatis dan nama host, lihat penjelasan apa itu DNS Pribadi di Android.
FAQ
Mengapa iklan masih muncul di Chrome padahal DNS Pribadi sudah diisi AdGuard?
Kemungkinan besar di setelan Gunakan DNS aman Chrome sudah dipilih penyedia lain, misalnya Google atau Cloudflare. Chrome lalu bertanya langsung ke penyedia itu lewat DoH, bukan ke DNS Pribadi. Buka Setelan, lalu Privasi dan keamanan, lalu Gunakan DNS aman, dan isi penyedia kustom dengan https://dns.adguard-dns.com/dns-query. Jika iklan yang tersisa adalah iklan YouTube, penyebabnya lain: iklan itu datang dari domain yang sama dengan videonya.
Apakah AdGuard ada di daftar penyedia bawaan Chrome?
Tidak. Saat dicek di kode sumber Chromium pada 5 Oktober 2026, daftar penyedia yang tampil untuk semua negara berisi Cloudflare, CleanBrowsing (Family Filter), Google (Public DNS), OpenDNS dan Quad9. AdGuard tidak ada di sana, jadi Anda harus memilih penyedia kustom dan menempel alamat DoH AdGuard sendiri.
Mengapa setelan Gunakan DNS aman tidak bisa diubah?
Menurut Bantuan Google Chrome, fitur ini tidak bisa dipakai jika perangkat dikelola organisasi atau kontrol orang tua menyala. Di laptop kantor atau kampus, admin mengatur DNS lewat kebijakan DnsOverHttpsMode. Buka chrome://policy untuk melihatnya, lalu tanyakan ke tim IT jika perlu diubah.
Bagaimana cara tahu AdGuard DNS sudah bekerja di Chrome?
Buka https://adguard.com/test.html di Chrome dan gulir ke bawah. Jika AdGuard DNS aktif, halaman itu menulis "Running" dan menunjukkan varian, protokol, dan lokasi server. Protokol DNS-over-HTTPS berarti setelan Chrome yang bekerja. DNS-over-TLS berarti Chrome memakai DNS Pribadi Android.
Apakah alamat lama dns.adguard.com masih perlu dipakai?
Tidak perlu. Nama itu masih muncul di banyak panduan dari tahun 2024, tetapi halaman resmi AdGuard pada 5 Oktober 2026 hanya mencantumkan nama adguard-dns.com. Untuk Chrome, pakai https://dns.adguard-dns.com/dns-query. Untuk DNS Pribadi Android, pakai nama host dns.adguard-dns.com.