AdGuard DNS di iPhone: Profil, Wi-Fi, atau Aplikasi?
iPhone tidak punya kolom DNS Pribadi seperti Android. Ini tiga cara memasang AdGuard DNS, mana yang tetap aktif di data Telkomsel atau XL, dan kenapa iklan masih muncul.
Cara memasang AdGuard DNS di iPhone, jawaban singkatnya
Cara paling lengkap memasang AdGuard DNS di iPhone adalah lewat profil konfigurasi resmi dari adguard-dns.io. Profil ini mengirim permintaan DNS secara terenkripsi, dan berlaku di Wi-Fi maupun di data seluler. Isian DNS manual di pengaturan Wi-Fi hanya berlaku untuk satu jaringan itu saja. Isian itu tidak pernah dipakai saat iPhone memakai data Telkomsel, Indosat, atau XL.
Banyak pembaca datang ke sini setelah mendapat alamat AdGuard DNS dari forum atau dari teman pengguna Android. Di Android, caranya mudah: buka menu "DNS Pribadi", tempel nama host, selesai. Kalau Anda belum tahu apa yang sebenarnya dilakukan menu itu, baca dulu penjelasan apa itu Private DNS di Android. Di iPhone, menu seperti itu tidak ada. DNS terenkripsi di iOS dipasang lewat profil atau lewat aplikasi, bukan lewat satu kolom isian.
Panduan ini menganggap Anda sudah punya alamat AdGuard DNS. Pilihan antara server Default, Family, dan Non-filtering dibahas di panduan kami tentang memilih alamat AdGuard DNS, jadi tidak diulang di sini. Pertanyaan apakah DNS bisa membuka situs yang diblokir operator juga punya artikel sendiri.
Catatan soal nama menu. Nama menu di panduan ini diambil dari dokumentasi resmi AdGuard dan Apple, per Oktober 2026. Kami tidak mengujinya pada satu rilis iOS tertentu. Label menu bisa berbeda antar versi iOS, dan berbeda lagi kalau iPhone Anda memakai bahasa Indonesia. Setiap kali Anda melihat tulisan verifikasi di iOS terbaru, artinya langkah itu belum kami cek langsung di perangkat.
Tiga jalur, dan apa yang dicakup masing-masing
Ada tiga cara memakai AdGuard DNS di iPhone. Ketiganya tidak setara, karena cakupannya berbeda.
- DNS manual di pengaturan Wi-Fi. Alamat IP biasa, untuk satu jaringan Wi-Fi saja, tidak terenkripsi, dan tidak berlaku di data seluler.
- Profil konfigurasi dari adguard-dns.io. DNS terenkripsi lewat DoH (DNS over HTTPS) atau DoT (DNS over TLS). Berlaku di semua Wi-Fi dan di data seluler.
- Aplikasi. Aplikasi AdGuard yang memasang pengaturan DNS atau VPN lokal. Cakupannya luas, tetapi aplikasi itu memakai slot VPN di iPhone.
- Gabungan dari yang di atas. Bisa, tetapi sering menjadi sumber masalah. Bagian "iklan masih muncul" di bawah menjelaskan alasannya.
Jalur 1: DNS manual di pengaturan satu jaringan Wi-Fi
iOS mengizinkan Anda mengganti server DNS untuk setiap jaringan Wi-Fi. Caranya, buka detail jaringan Wi-Fi yang sedang tersambung, cari bagian pengaturan DNS, ubah dari otomatis ke manual, lalu ganti server bawaan dengan alamat AdGuard. Nama tombol pastinya berbeda antar versi, jadi verifikasi di iOS terbaru.
Untuk server Default, alamat IPv4 yang diterbitkan AdGuard adalah:
94.140.14.14
94.140.15.15Kalau jaringan Anda memakai IPv6, AdGuard juga menerbitkan 2a10:50c0::ad1:ff dan 2a10:50c0::ad2:ff untuk server yang sama. Daftar lengkapnya ada di halaman AdGuard DNS publik.
Jalur ini punya tiga batasan yang perlu Anda pahami.
Pertama, pengaturan ini menempel pada satu jaringan. Wi-Fi rumah memakai AdGuard, tetapi Wi-Fi kantor, kafe, dan kampus tetap memakai DNS bawaan masing-masing. Anda harus mengulang langkah ini di setiap jaringan.
Kedua, pengaturan ini tidak pernah berlaku di data seluler. Di iOS, kolom DNS ini ada di dalam detail jaringan Wi-Fi, dan data seluler tidak punya kolom yang setara. Begitu Anda keluar rumah dan iPhone pindah ke data seluler, DNS kembali ke server milik operator.
Ketiga, DNS ini tidak terenkripsi. Permintaan dikirim sebagai DNS biasa lewat port 53. Siapa pun di jalur jaringan bisa membaca nama situs yang Anda minta, dan secara teknis bisa mengubah jawabannya. Ada juga satu efek samping: dokumen iCloud Private Relay Overview dari Apple (Desember 2021) menyebut bahwa server DNS tidak terenkripsi, baik dari jaringan lokal maupun yang diisi manual di Settings, tidak dipakai untuk lalu lintas Private Relay. Jadi kalau Private Relay menyala, Safari tidak akan bertanya ke alamat yang Anda isi di sini.
Jalur ini tetap berguna untuk satu hal: iPad atau iPhone lama yang hanya tinggal di rumah dan selalu tersambung ke Wi-Fi yang sama.
Jalur 2: profil konfigurasi resmi dari adguard-dns.io
Profil konfigurasi adalah berkas kecil yang dipasang ke iOS. Profil DNS dari AdGuard berisi satu pengaturan: kirim semua permintaan DNS ke server AdGuard secara terenkripsi. Karena pengaturan ini tingkat sistem, ia tidak terikat ke satu jaringan Wi-Fi.
Menurut halaman AdGuard DNS publik, langkahnya seperti ini:
- Buka halaman itu dari iPhone, pilih server (Default, Family, atau Non-filtering), lalu ketuk tombol untuk mengunduh profil konfigurasi.
- Kalau Anda ingin memilih protokol sendiri, halaman yang sama punya pembuat profil dengan pilihan DNS-over-HTTPS atau DNS-over-TLS.
- Buka aplikasi Settings. Ketuk baris Profile Downloaded yang muncul di bagian atas.
- Ketuk Install dan ikuti petunjuk di layar.
Nama baris Profile Downloaded dan tombol Install berasal dari dokumentasi AdGuard yang berbahasa Inggris. Di iPhone berbahasa Indonesia labelnya berbeda, jadi verifikasi di iOS terbaru.
DoH atau DoT? DoH berjalan di port 443, port yang sama dengan semua situs HTTPS. DoT berjalan di port khusus, 853. Jaringan yang menutup port selain web biasa akan menghentikan DoT, sehingga nama situs tidak bisa diterjemahkan dan halaman tidak terbuka. DoH lewat port 443 jauh lebih jarang terkena masalah itu, karena menutup port 443 berarti menutup seluruh web. Untuk ponsel yang berpindah-pindah jaringan, DoH adalah pilihan yang lebih aman.
Ada satu batasan penting yang ditulis sendiri oleh AdGuard di dokumentasinya: kalau Anda memakai VPN, profil konfigurasi akan diabaikan. Ini dibahas lebih rinci di bagian masalah di bawah.
Jalur 3: aplikasi AdGuard
Dokumentasi AdGuard untuk iOS menyebut beberapa aplikasi yang bisa mengatur DNS.
- AdGuard DNS. Aplikasi ini untuk server pribadi AdGuard DNS yang terikat ke akun dan dasbor. Aplikasinya bisa memasang pengaturan DNS bawaan iOS atau memakai profil VPN.
- AdGuard Ad Blocker. Fitur DNS protection di aplikasi ini (fitur berbayar) mengizinkan Anda menambah server DNS kustom.
- AdGuard VPN. Di pengaturannya ada pilihan server DNS kustom, sehingga lalu lintas VPN tetap memakai AdGuard DNS.
Kelebihan aplikasi adalah tampilan dan kontrol: statistik, daftar blokir, tombol nyala dan mati yang mudah. Kekurangannya ada pada cara kerja iOS. Aplikasi yang bekerja lewat VPN lokal memakai slot VPN di iPhone. Kalau Anda juga memakai aplikasi VPN lain, keduanya berebut slot itu, dan hanya satu yang aktif.
Kalau yang Anda punya hanya alamat AdGuard DNS publik dan Anda tidak butuh dasbor, profil di Jalur 2 sudah cukup. Tidak perlu memasang aplikasi.
Mana yang dipilih untuk HP yang lebih sering pakai data Telkomsel, Indosat, atau XL?
Pilih profil konfigurasi dengan DoH. Alasannya sederhana. Ponsel di Indonesia menghabiskan sebagian besar waktunya di data seluler, dan DNS manual di Wi-Fi tidak berlaku di sana sama sekali. Profil berlaku di data seluler, dan DoH melewati port 443 yang hampir pasti terbuka di jaringan operator mana pun.
Pilih aplikasi kalau Anda memang butuh fiturnya, misalnya statistik per perangkat dari akun AdGuard DNS, atau Anda sudah membayar AdGuard Ad Blocker. Pakai DNS manual di Wi-Fi hanya untuk perangkat yang tidak pernah keluar rumah.
Jangan pasang ketiganya sekaligus "supaya lebih kuat". Lapisan tambahan tidak memperkuat blokir. Lapisan itu hanya membuat Anda sulit tahu server mana yang sebenarnya sedang menjawab.
Profil sudah terpasang tapi iklan masih muncul
Sebelum mencari penyebab, pahami satu batasan dasar. DNS hanya bisa memblokir nama domain. Kalau iklan dikirim dari domain yang sama dengan kontennya, seperti iklan video di aplikasi besar, DNS tidak bisa memisahkan keduanya. Itu bukan tanda profil Anda rusak. Penyebab di bawah ini berlaku kalau iklan dan pelacak yang biasanya terblokir tiba-tiba lolos.
Penyebab 1: iCloud Private Relay
Private Relay adalah fitur pelanggan iCloud+ yang menyalurkan lalu lintas Safari lewat dua relay terpisah. Fitur ini juga mengatur cara Safari menerjemahkan nama domain. Di sinilah dua sumber saling bertentangan.
Yang ditulis Apple. Dokumen iCloud Private Relay Overview (Desember 2021) menyatakan: kalau pengguna sudah memasang pengaturan DNS terenkripsi lewat profil atau aplikasi, server DNS itulah yang dipakai, bukan ODoH (Oblivious DNS over HTTPS), resolver bawaan Private Relay. Menurut dokumen ini, profil AdGuard seharusnya menang.
Yang dilaporkan pengguna. Di forum NextDNS, beberapa pengguna melaporkan bahwa saat Private Relay menyala, Safari melewati profil DNS mereka. Tim dukungan NextDNS di sana menyarankan untuk tidak menggabungkan Private Relay dengan filter DNS. Di forum Privacy Guides, seorang pengguna profil resmi AdGuard melaporkan bahwa log AdGuard mencatat domain sebagai terblokir, tetapi domain itu tetap terbuka di Safari selama Private Relay menyala. Ada juga laporan sebaliknya: di satu utas NextDNS, masalah yang sama hilang sendiri setelah beberapa waktu.
Kami tidak bisa memutuskan siapa yang benar untuk iPhone Anda. Perilakunya bisa berbeda antar versi iOS dan antar server relay. Jadi uji sendiri:
- Dengan Private Relay menyala, buka halaman uji AdGuard (lihat bagian berikutnya) di Safari. Catat status AdGuard DNS.
- Buka halaman yang sama di browser lain, misalnya Chrome atau Firefox. Catat hasilnya.
- Matikan Private Relay di pengaturan iCloud (verifikasi di iOS terbaru untuk letak menunya), tunggu sebentar, lalu ulangi langkah 1 di Safari.
Kalau AdGuard DNS hanya gagal di Safari saat Private Relay menyala, maka di iPhone Anda Private Relay memang melewati profil. Anda harus memilih salah satu: Private Relay atau filter DNS di Safari. Kalau ketiga hasil sama-sama berhasil, Private Relay bukan penyebabnya.
Di utas Privacy Guides tadi, ada pengguna yang mengedit isi profil secara manual untuk mengatasinya. Pengguna lain mengingatkan bahwa cara itu membuat DNS bocor keluar dari jalur terenkripsi. Jangan mengedit profil kalau Anda tidak paham setiap baris yang Anda ubah.
Penyebab 2: aplikasi VPN mengambil alih DNS
Dokumentasi AdGuard menulis dengan jelas: kalau Anda memakai VPN, profil konfigurasi diabaikan. Penyebabnya, aplikasi VPN membawa pengaturan DNS-nya sendiri ke dalam terowongan, dan pengaturan itu yang dipakai selama VPN tersambung.
Ujinya mudah. Putuskan VPN, buka halaman uji, lalu sambungkan lagi dan buka halaman uji sekali lagi. Kalau AdGuard DNS hanya aktif saat VPN putus, VPN-lah penyebabnya. Pilihan Anda: atur server DNS di dalam aplikasi VPN ke AdGuard (AdGuard VPN menyediakan pilihan ini, aplikasi VPN lain mungkin tidak), atau terima bahwa selama VPN menyala, DNS mengikuti VPN.
Ingat juga bahwa aplikasi pemblokir iklan yang bekerja lewat VPN lokal terhitung sebagai VPN di sini.
Penyebab 3: dua profil DNS terpasang sekaligus
Ini sering terjadi pada orang yang pernah mencoba NextDNS, Control D, atau dua profil AdGuard berbeda (misalnya Default lalu Family). Setiap profil DNS menambah satu entri pengaturan DNS ke iOS. Menurut dokumentasi AdGuard, iOS menampilkan entri-entri itu sebagai daftar di Settings → General → VPN & Device Management → DNS, dan Anda memilih mana yang aktif. Verifikasi di iOS terbaru untuk nama menunya.
Buka daftar itu. Kalau yang aktif bukan AdGuard, itulah sebabnya iklan lolos. Pilih AdGuard, lalu hapus profil lama yang tidak dipakai lagi supaya masalah ini tidak terulang setelah pembaruan iOS.
Cara memastikan AdGuard DNS benar-benar aktif
AdGuard menyediakan halaman diagnostik di adguard.com/en/test.html. Halaman ini memeriksa beberapa produk AdGuard sekaligus, dan salah satu bagiannya khusus untuk AdGuard DNS.
Lakukan dua kali pengecekan:
- Sambil tersambung ke Wi-Fi, buka halaman itu di iPhone. Bagian AdGuard DNS harus menunjukkan bahwa AdGuard DNS sedang dipakai.
- Matikan Wi-Fi supaya iPhone memakai data seluler, lalu muat ulang halaman. Hasilnya harus sama.
Kalau pengecekan pertama berhasil tetapi yang kedua gagal, kemungkinan besar Anda memakai DNS manual di Wi-Fi, bukan profil. Itu persis batasan Jalur 1. Kalau keduanya gagal, periksa tiga penyebab di bagian sebelumnya, mulai dari VPN, karena itu yang paling cepat diuji.
Cara menghapus profil AdGuard DNS dengan bersih
Profil konfigurasi dihapus dari bagian manajemen profil di Settings. Dokumentasi AdGuard menyebut lokasinya di Settings → General → VPN & Device Management. Pilih profil AdGuard DNS, lalu ketuk tombol untuk menghapus profil. Verifikasi di iOS terbaru untuk label tombolnya.
Menghapus profil tidak menyentuh pengaturan lain. Ada dua hal yang perlu Anda bereskan sendiri:
- DNS manual di Wi-Fi. Pengaturan ini tersimpan per jaringan dan terpisah dari profil. Buka setiap jaringan yang pernah Anda ubah, lalu kembalikan DNS ke otomatis.
- Aplikasi. Kalau Anda memakai aplikasi AdGuard, menghapus profil tidak mematikan aplikasinya. Matikan perlindungan di aplikasi, hapus aplikasinya, lalu periksa daftar VPN dan DNS di Settings untuk memastikan tidak ada entri yang tertinggal.
Setelah itu, buka lagi halaman uji AdGuard. Bagian AdGuard DNS sekarang harus menunjukkan bahwa AdGuard DNS tidak dipakai. Kalau masih terdeteksi, berarti ada sisa profil kedua atau pengaturan Wi-Fi yang terlewat.
Kalau di rumah ada ponsel Android juga, perilakunya berbeda karena Android memakai satu kolom DNS Pribadi untuk semua jaringan. Pertimbangannya kami bahas di kapan mode Private DNS di Android sebaiknya dinyalakan atau dimatikan.
FAQ
Apakah iPhone punya menu DNS Pribadi seperti di Android?
Tidak. iOS tidak punya satu kolom untuk menempelkan nama host DNS terenkripsi. Di iPhone, DNS terenkripsi dipasang lewat profil konfigurasi, misalnya profil resmi dari adguard-dns.io, atau lewat aplikasi. Isian DNS yang ada di pengaturan Wi-Fi hanya menerima alamat IP biasa dan hanya berlaku untuk jaringan itu.
Apakah DNS manual di pengaturan Wi-Fi iPhone ikut berlaku saat memakai data seluler?
Tidak. Pengaturan DNS manual tersimpan di dalam satu jaringan Wi-Fi. Begitu iPhone pindah ke data seluler Telkomsel, Indosat, atau XL, DNS kembali ke server operator. Untuk ponsel yang lebih sering memakai data seluler, pasang profil konfigurasi AdGuard DNS dengan DoH, karena profil berlaku di semua jaringan.
Kenapa iklan masih muncul padahal profil AdGuard DNS sudah terpasang?
Penyebab paling umum adalah aplikasi VPN yang sedang tersambung, karena menurut dokumentasi AdGuard profil diabaikan selama VPN aktif. iOS juga mungkin memakai profil DNS lain yang ikut terpasang, yang bisa dicek di daftar DNS pada bagian VPN & Device Management. iCloud Private Relay juga bisa terlibat: Apple menyebut profil DNS terenkripsi seharusnya didahulukan, tetapi sebagian pengguna melaporkan Safari tetap melewati filter. Uji di Safari dan browser lain, dengan Private Relay menyala lalu mati, di halaman adguard.com/en/test.html. Ingat juga bahwa DNS tidak bisa memblokir iklan yang dikirim dari domain yang sama dengan kontennya.
Bagaimana cara menghapus profil AdGuard DNS dari iPhone sampai bersih?
Hapus profilnya dari bagian VPN & Device Management di Settings (verifikasi di iOS terbaru untuk nama menunya). Setelah itu, kembalikan DNS ke otomatis di setiap jaringan Wi-Fi yang pernah Anda ubah manual, karena pengaturan itu terpisah dari profil. Kalau memakai aplikasi AdGuard, matikan dan hapus juga aplikasinya. Terakhir, buka halaman uji AdGuard untuk memastikan AdGuard DNS tidak lagi terdeteksi.